Wanita yang pernah melahirkan lebih beresiko terkena batu empedu

batuempedu780ABatu empedu terjadi karena menumpuknya cairan pencernaan yang mengeras di dalam kantong empedu. Ketika makanan masuk ke usus kecil dari perut, kantung empedu menerima signal untuk mulai berkontraksi dan melepaskan cairan empedu ke dalam usus.

Ketika cairan pencernaan itu membatu, maka proses pencernaan normal akan terganggu sehingga munculah penyekit batu empedu. Batu empedu memiliki bermacam ukuran dari yang terkecil seperti butiran pasir hingga sebesar bola golf. Dan penderita penyakit batu ginjal memiliki banyak variasi, ada yang cuma memiliki satu buah batu empedu ada juga yang memperbanyak dengan sendirinya.

Baca juga : Cara merawat kulit wanita penderita psoriasis

Wanita yang pernah melahirkan lebih beresiko terkena penyakit batu empedu

radang-panggulWanita akan lebih rentan terkena penyakit batu empedu dibandingkan dengan pria. Apalagi wanita yang pernah mengalami proses kehamilan dan melahirkan akan rentan mudah terserang penyakit batu empedu, karena terjadi proses perubahan bentuk tubuh yang sangat signifikan. Penyakit batu empedu bagi wanita hamil harus diperiksakan ke dokter sejak dini agar tidak berakibat fatal pada kandungan anda.

Sebenarnya endapan atau batu empedu tidak memiliki dampak langsung pada bayi anda. Tetapi, bayi anda bisa terpengaruh oleh konsekuensi dari penyakit ini. Misalnya, jika anda mengalami infeksi, peradangan, atau mual serta muntah, kondisi ini bisa membatasi kemampuan anda untuk memperkaya gizi dan memberikan nutrisi yang cukup untuk bayi anda yang sedang berkembang di dalam rahim.

Secara umum, tujuan pengobatan selama kehamilan adalah untuk mengurangi gejala dan komplikasi, dan lalu mengobati penyakit itu sendiri setelah proses kehamilan. Langkah pertama dalam pengobatan peradangan kantung empedu adalah mengganti pola makan dan mengkonsumsi lebih sedikit makanan berlemak.

Berikut beberapa penyebab munculnya batu empedu saat pasca melahirkan

1). Obesitas

Setelah melahirkan tubuh wanita akan mengalami bobot berat yang lebih. Jika mengalami hal sperti itu justru akan memicu terbentuknya batu empedu, karena tubuh akan memproduksi sekresi kolesterol lebih meningkat.

2). Progesteron

Perubahan berbagai macam hormon terutama hormon progesteron pada wanita setelah melahirkan akan menyebabkan terbentuknya batu empedu. Progesteron menyebabkan otot untuk rileks dan dapat mempengaruhi kantong empedu. Jika relaksasi otot di kandung empedu akan memperlambat aliran empedu dan lama-lama menyebabkan pembentukan batu empedu.

3). Usia lanjut pada masa kehamilan

Usia lanjut saat kehamilan sangat mempengaruhi terjadinya pembentukan batu empedu. Karena pada usia lanjutlah beresiko terjadinya pembentukan batu empedu

4). Faktor keturunan

Apabila riwayat hidup keluarga anda ada yang memiliki penyakit batu empedu pada saat kehamilan makan besar kemungkinan anda terserang timbulnya batu empedu pada saat kehamilan. Jika benar, maka segeralah anda perikan kandungan anda ke pihak medis atau dokter.

5). Berat badan menurun drastis

Resiko wanita setelah melahirkan lainnya yaitu ketika berat badan menurun drastis. Jika demikian, maka dengan mudahnya anda mengalami pembentukan batu empedu, karena tubuh akan lebih memproduksi kolesterol dan akan terakumulasi lebih banyak dan hal tersebut menyebabkan penumpukan di dalam kandung empedu.

Itulah hal-hal mengapa wanita lebih beresiko terkena timbulnya penyakit batu empedu dibandingkan dengan pria. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *